Rabu, 18 Mei 2011

Welcome to Thailand .... episode 2

Setelah penderitaan bertubi-tubi yang saya rasakan, akhirnya berangkat juga kami ke negara tetangga yang konon kabarnya merupakan satu-satunya negara di Asia Tenggara yang tidak pernah di jajah ini. Pesawat Garuda kami terbang jam 21.00 WIB. Penerbangan ditempuh dalam waktu 3 jam. Di pesawat saya, mbak Atik dan mbak Sari tidur berjama'ah karena rasanya badan dan pikiran kami memang sudah teramat sangat lelah. Bangun sebentar buat makan, lanjut tidur lagi dan bangun-bangun kami sudah mendarat di Suvarnabhumi International Airport. Fyi, Suvarnabhumi ini artinya "tanah emas". Yang langsung terpikir di benak saya adalah "wah... kayaknya Soetta harus direnovasi kali yak biar gak kalah keren sama sohib-sohibnya"... Kenapa ??? Bandingkan yah... Menurut informasi yang saya baca, Suvarnabhumi Airport ini dilengkapi dengan 22 tempat pengecekan bagasi, 107 koridor berjalan (walkway), 102 tangga berjalan dan 83 eskalator. Bandara ini juga memiliki menara kontrol tertinggi di dunia (132,2 meter) dan merupakan terminal bandara terluas ketiga di dunia ((56,3 ha). So??? Ya nggak kenapa-kenapa juga siey... hehehehe.... Setelah beres urusan imigrasi dan bagasi, kami langsung menuju hotel untuk istirahat. Kami menginap di Prince Palace Hotel.


@Suvarnabhumi

#day 1, 12 November 2007#

Hari ini perjalanan dimulai. Bangun pagi, sarapan, dan langsung menuju ke Thepprasit honey shop. Disini adalah gudangnya madu berkualitas yang berasal dari tumbuh-tumbuhan bunga di pegunungan segitiga emas. Selain madu, ada juga produk-produk lain dengan khasiatnya masing-masing. Dan saya membungkus royal jelly alias susu lebah yang katanya bisa mengusir jerawat. Dan percayalah kawan... sampai sekarang, jerawat-jerawat ini masih betah berada di wajah saya *sigh*

Setelah puas "di madu", kami menuju ke Siam Paragon di daerah Pathum Wan, Bangkok. Mall nya keren. Tapi males lah belanja-belanja disini. Mall gitu, di tanah air kita juga banyak mall kan. Bagasinya di irit-irit biar gak overweight.

@Siam Paragon

Selesai jalan-jalan *yah, kami bertiga cuman jalan-jalan, sumpah gak beli apa-apa*, rombongan kamipun meluncur untuk makan siang di Phaya Mai Muang Restaurant. Menu kami kali ini antara lain sebagai berikut :
  1. Spicy Mixed Seafood Soup with Coconut Milk
  2. Sauce Mixed Vegetable with Oyster Sauce
  3. Deep Fied Fish Ball Served with Sauce
  4. Fried Crab with Curry Powder
  5. Fried Egg with Crab Meat
  6. Deep Fried Slice Fish salad & Thai herbs
  7. Seasonal Fresh Fruits.
Komplit yah laporannya, hehehe.... mumpung masih ada contekannya niey.... Semuanya serba enak. Tak ketinggalan ada Tom Yam juga dong. Oiya, di setiap masakan Thailand ini, kami selalu menemukan rasa khas yang akhirnya kami mendefinisikannya sebagai rasa Thailand. Belakangan baru diketahui kalo rasa itu berasal dari daun ketumbar *bener gak ya???*


nyam nyam nyam...

Sudah kenyang, kita lanjut jalan lagi. Kali ini tujuannya ke Siam Square, kalo gak salah masih di seputaran Siam Paragon juga. Di sini rombongan dibebasin mau kemana ajah, tapi di jam tertentu kami diharuskan disiplin berkumpul di meeting point yang sudah disepakati. Kami bertiga *catat : kemana-mana kami selalu bertiga, takut nyasar....* memilih nongkrong di semacam pasar rakyat gitu deh. Duduk-duduk sambil makan jajanan khas sono dan tak lupa memperhatikan setiap orang yang berlalu lalang, kalo ada yang aneh langsung dikomentarin. Kegiatan gak jelas yang mengasyikkan. Hihihi... Oiya, di pasar ini saya sempet dilukis karikatur sama pelukis jalanan. Lumayan, cuman bayar 15 baht, dan hasilnya... gak mirip dengan wajah saya :(

Malamnya, kami makan malam di The Royal Dragon Restaurant. Selain makanannya yang enak, di sini seru juga karena kami disuguhi tarian-tarian tradisional Thailand walaupun restaurant ini didekorasi ala China, dan juga atraksi-atraksi yang wah... Seru lah.. Oiya, dalam menyajikan makanannya, para waiter dan waitress nya sliwar sliwer pake skateboard lhoo.... wiiiii.... kebayang yah serunyaaaa.... Sayang gak sempet ambil foto waiter dan waitressnya, abis pada ngebut siiiiyyyyy ....

wajah-wajah kekenyangan

Menu makan malam kami adalaaahh... jreng.. jreng... jreng...
  1. Deep fried sea prawn with french fried nest
  2. Fried squid with curry powder
  3. Fried vegetable with chicken
  4. Deep fried wrapped chicken in herbal leaf
  5. Deep fried whole fish with sour sauce
  6. Fried cabbage with blach mushroom
  7. Fried mix vegetable
  8. Stewed chicken soup
  9. Steamed rice
  10. Seasonal fresh fruits
Sudah kenyaaannnggg??? sudaaaahhhh.... Siyap jalan-jalan lagiiiiii??? Siaaaaapppp...... Mari kita shoping-shoping lagi ke Suan Lum Night Plaza...... Mariiiiiii...... Dari namanya sudah ketauan lah ya, Suan Lum ini adalah pasar malam yang juga menjual berbagai macam benda-benda khas negeri Gajah Putih ini.

Sudah capeeekkk??? sudaaahhhh.... Mari kita pulang ke hoteeeelll.... Mariiiii......... zzz zzzz zzzz zzzz

#day 2, 13 November 2007#

Sebelum kelupaan : selama perjalanan wisata ini, ada guide 2 orang, salah satu guide nya berasal dai Thailand Selatan dan fasiiihhh banget bahasa Indonesia. Saya kira malah dia orang Indonesia. Usut punya usut, ternyata orang-orang di daerah Thailand Selatan rata-rata fasih berbahasa Indonesia.

Wake Up Call jam 7 pagi waktu setempat (idem with WIB), sarapan di hotel, dan agenda pertama kita tour ke Grand Palace. Jelaslah, disini kami muter-muter dan foto-foto. Entah karena rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau atau entah kenapa lah.... saya merasa bahwa kerajaan ini keren sekali. Didominasi dengan warna emas, dipadupadankan beraneka ragam warna-warna metalik, dengan detail ukiran yang sangat rumit. Di dalam kompleks Grand Palace ini ada Throne Hall (singgasana raja), tempat tinggal raja dan keluarga, kantor administrasi dan bangunan khusus tempat menyimpan patung Emerald Budha yang bernama Wat Phra Keow.

grand palace

salah satu sudut kerajaan


keren yah...

the details...

Puas berada di Grand Palace, kami pun berpindah ke Wat Arun, yang letaknya gak jauh-jauh dari Grand Palace. Untuk menuju Wat Arun, kami harus melintasi Sungai Chao Praya dengan menggunakan perahu. Sedikit cerita tentang sungai Chao Praya, sungai ini berarti sungai raja (river of kings), merupakan sungai utama di Thailand dengan panjang 372 kilometer. dan melintasi 20 provinsi di Thailand. Aliran sungai ini bermuara di Teluk Thailand. Di sepanjang sungai yang membelah kota Bangkok ini, banyak terdapat candi-candi Budha yang mereka sebut dengan "wat". Di sungai ini juga ada Floating Market nya lho. Gak beda jauh dengan sungai Barito deeehhh.... Tak berapa lama, merapatlah kami di Wat Arun.

sungai chao praya

salah satu 'wat' di tepian sungai chao praya

Konon, asal kata Arun itu adalah dari Dewa Aruna yang berasal dari mitologi India, dan Dewa Aruna itu adalah God of Dawn. Jadi Wat Arun bisa diartikan sebagai Temple of Dawn. Katanya, wat ini adalah wat tercantik. Katanya, keunikannya adalah, seluruh permukaan wat ini ditempelin pecahan keramik alias porselen China. Anehnya, walopun ditempelin sama pecahan keramik, bisa keliyatan berpola dan artistik... Katanya sih... Katanya lagi, the best moment untuk menikmati Wat Arun adalah saat matahari terbenam karena porselen-porselen itu bisa memantulkan cahaya matahari yang kemerahan. Kok katanya?? Yap, pertama, karena kami nyampe di Wat Arun di siang hari bolong., jadi gak tau suasana senjanya kayak apa. Kedua, kami bertiga gak ikutan naik ke candi ini yang katanya tinggiiiiiii sekali. Kok kami gak ikutan??? karena kami mengikuti pepatah ini. Haiiiaaahhh..... Kalo anda ingin belanja murah, maka belanjalah di Wat Arun. Jadi kami bertiga memutuskan untuk berburu oleh-oleh aja di sini, sementara rombongan pergi ke candinya. Asyik deh, bisa belanja pake rupiah, jadi bisa diirit irit deh THB nya, buat perburuan selanjutnya. Yang jago nawar pun silahkan menawar, gak usah sungkan-sungkan. Oiya, kami pun berfoto-foto pake pakaian tradisional. Kapan lagiii bisa kayak giniii......

Wat Arun

Gadis Thailand (waktu itu masih gadis ...)

Capek jalan-jalan *gak capek ding, wong gak ikutan naik ke candi... Yang naik ke candi pada lusuh berkeringat, sementara kami masih segar bugar...*, saatnya mengisi perut yang sudah keroncongan. Kami makan siang di restaurant dekat situ, di SD Avenue... Maaf, kali ini gak ada contekan menunya.

Setelah makan siang, kali ini giliran Wat Pho yang kami kunjungi. Lokasinya pun tidak jauh dari Grand Palace dan Wat Arun yang sudah kami kunjungi tadi. Nama Resminya adalah Wat Phra Chetuphon Vimolmangklararm, nama bekennya Reclining Buddha alias Buddha berbaring. Sesuai dengan namanya, candi ini berbentuk Buddha yang sedang berbaring, dalam ukuran raksasa, dengan panjang 46 meter dan tinggi 15 meter, dan terbuat dari emas *gak bisa dicuil*. Menurut informasi, di sini juga terdapat Thai Massage yang cukup terkenal ituuhhh.....

segitu emas semuaaa ????

Raksasa banget yah Buddha nya ...

Dari Wat Pho, kami meluncur ke Thai Silk & Leather Factory. Yang suka sutra, yang suka kulit, monggo dibungkuuussss.....
Malamnya, kami dinner di Galaxy Night Club, menu yang tersaji adalaahhh....
  1. Chicken with soya sauce Hong Kong Style
  2. Duck in brown sauce
  3. Fried fresh scallop
  4. Fried mixed vegetable
  5. Green kale with oyster sauce
  6. Steamed local fish with chilli and lime
  7. Mixed meat in soup
  8. Fresh fruit
percayalah... kami sangaattt bahagia...

Urusan perut selesai, kami siap berburu pernak pernik Thailand lagi di MBK Mall. MBK alias Mahboonkrong merupakan mall terpopuler di Bangkok. Disini kita juga bisa menemukan souvenir dengan harga terjangkau. Ada kaos, makanan, handicraft, macem-macemlaahh...


@ MBK

Sudah yah, kami balik ke hotel dulu. Istirahat, biar besok seger lagi.... Ketemu di episode berikutnya yah....

Monggo dilanjut......

Rabu, 04 Mei 2011

Ultah Pertama yang Kedua :)

Setelah ulang tahun pertamanya Fira dirayain kecil-kecilan di Bali, kali ini giliran ngerayain lagi yang lebih kecil-kecilan di Bima. Ya, karena yang ngerayain cuman kami bertiga, saya, si papa dan Fira. Perayaan ini juga dikarenakan kue tart nya Fira yang sudah terlanjur dipesan sebelum kami akhirnya memutuskan untuk ber weekend ria di Bali. Ulang tahun ini dirayain di H+3, alias di tanggal 26 April 2011.

Hari itu hari Selasa. Saya ngantor seperti biasa. Di saat istirahat siang, si papa ngambil kue nya. Waaa... seneeengg liyat kuenya. Sebenernya biasa aja siey, karena di kota ini tidak ada yang luar biasa. Tapi dasar saya emang doyan warna pink dengan pernak pernik princess nya, yah di mata saya, kue itu jadi baguusss banget. Hehehehehe... Fira juga seneng banget ngeliatnya. Terbukti, Fira bolak balik ngintip ke ruang tamu dan langsung kami geret menjauhinya karena dia pengen mencolek-colek kue nya... hyaaaa... sabar sayang, nanti juga dibolehin kok, tapi jangan sekarang...

the cake and the princess....

Abis maghrib, kita siap-siap mau potong kuenya Fira... Nyanyi selamat ulang tahun dulu diiringi music "happy birthday" dari mainannya Fira. Abis itu tiup lilin, dan mari kita potong kuenya nak....

Fira bisa potong sendiri, ma....

Setelah selesai acara potong kue dan belepotan sana sini, kami akhirnya bagi-bagi kue ke beberapa tetangga. Potongan pertama, jelas kita kasih ke keluarga Naibaho aliyas sohib saya mbak Atik, aliyas mamanya Artha... Urusan potong kue beres, sekarang mari kita bahas masalah kado buat Fira dari kami, orang tuanya.

Bukan bener-bener kado juga siey, karena dikasih kado pun anaknya kayaknya belum ngerti. Yang ada emaknya yang heboh sendiri milih kado yang sesuai dengan keinginan 'emak'nya. Hehehehe.... Tapi sudahlah, anggap saja ini kado ya nak.

Kado pertama, berupa berkumpul dengan keluarga. Yap, liburan ke Bali kemarin adalah sekaligus kado buat Fira. Untuk berkumpul dengan orang-orang yang mencintai Fira di hari kelahirannya dan di tanah kelahirannya.

Kado kedua, berupa oleh-oleh papa dari Bogor buat Fira. Papa ini adalah jenis orang yang gak mau ribet, gak terlalu suka keluar masuk toko. Kalo di perjalanan juga gak suka bawa bagasi. Jadi bawaannya pasti sedikit. Tapi setelah punya Fira, langsung berubah total. Papa jadi hobby keluar masuk toko, apalagi toko bayi dan anak-anak. Dari Bogor kemarin malah papa akhirnya datang dengan membawa travel bag yang besar, plus ransel. Isinya kebanyakan buat Fira *buat mama sedikiiiittttt..... hihihihi... mamanya gak mau kalah*. Dan ini oleh-oleh papa dari Bogor sekaligus kado buat Fira...

@bandara, jemput papa

koper segitu isinya buat Fira semua ...

bola-bola

kolam renang jerapah

topi eskimo

mainan-mainan yang akhirnya dibanting :(

sepatu

baju-baju (ini baru sebagian)

Sebenarnya bukan banyaknya, apalagi harganya. Yang terpenting perhatiannya. Bangga banget punya suami yang sangat perhatian sama anak. Bahkan di banyak hal, terbukti suami saya, si Om Ben itu jauh lebih sabar menghadapi Fira dibandingkan dengan saya... *iyaa saya bukan supermom*...

I love u Pa... I love u Fira...

Monggo dilanjut......

Fira ... 12 bulan

Telaaaatttt banget posting perkembangan Fira yang udah menginjak usia 12 bulan aliyas setaon ini. Mustinya ditulis di tanggal 23 April 2011, tapi kan saya sekeluarga lagi di Bali. Balik dari Bali, kerjaan numpuk, jadi baru sempet sekarang. Gak papa lah ya nak....


  • Rambut ???? hiks.....
  • Gigi sudah ada 6 buah, empat di atas dan dua di bawah.
  • Turun dari tempat tidur sudah bisa sendiri, tapi tetep harus diawasin lah yaa... kalo naiknya, belum kuat mengangkat badannya, musti di bantuin dikit untuk mengangkat badannya.
  • Lagi doyan-doyannya belajar jalan. Melangkah sedikit-sedikit, pelan-pelan, kalo sudah hilang keseimbangan, Fira akan jongkok. Dan rekornya adalaahhh ..... 7 langkah.... Ayo yang semangat ya nak, pantang menyerah....
step by step ...

  • Semakin suka memanjat, jadi harus berhati-hati terhadap barang pecah belah yang ada di atas meja...
Sukaaa deh acara panjat-panjatan gini

mama, ini boleh diambil ???

  • Nah, untuk perkembangan psikisnya, sudah sangat terlihat kalo Fira ini anaknya lumayan keras. Kalau maunya A, ya harus A, gak bisa dialihkan. Mungkin karena masih kecil, jadi belum bisa dikasih pengertian. Contohnya ni ya, pernah suatu siang, Fira maunya maem sambil main ujan-ujanan. Di ajakin masuk gak mau. Dipaksa digendong masuk rumah malah nangis sambil ngomel-ngomel nunjuj-nunjuk keluar dan gak mau makan. Hualah naakk... ya udah deh, mamanya ngalah. Akhirnya maem sambil main ujan-ujanan. Basah-basahan deh, yang penting mau maem. Di lain siang, Fira maunya maem sambil main batu-batu di taman depan. Padahal kan itu siang hari bolong. Panas naakk... *mamanya tepok jidat sambil ngelus dada mohon diberi kesabaran*
panas, naakk....

  • Urusan makan memang lagi jadi kendala buat Fira dan saya pastinya. Fira sudah mulai melancarkan aksi GTM. Hiks... Maunya maeeennnn terus. Disuruh buka mulut, susaaahhh banget. Jadilah kami harus ekstra sabar menghadapinya. Sambil main pun harus diturutinlah. Kapan-kapan deh saya cerita soal GTMnya Fira. Sampai sekarang pun kami masih berjuang melawan GTM... Doakan kami sukses yah. Ato sharing doonn.. kiat-kiat jitu mengatasi anak yang susah maem. Banyak artikel saya baca dan saya coba, hasilnya masih NIHIL...
  • Oh iya, sepertinya Fira juga sudah mulai memiliki ketertarikan terhadap musik. Dan sepertinya selera musik Fira ini lumayan bagus deh, dan saya baru 'ngeh' ketika suatu malam, saya lagi main di kamar sama Fira, trus ada iklan susu Dancow Datita. Awalnya kan ada dentingan irama musik tuh. Bagus gitu deh musiknya... dan Fira langsung cepet-cepet merangkak ke depan TV dan melototin TV. Awalnya saya kira dia suka karena iklan itu karena ada anak-anaknya. Nah pas iklan lain yang ada anak-anaknya, saya perhatikan Fira cuek aja. Saya tunjukin juga Firanya gak mau noleh ke TV. Trus pas lagi asyik main, ada iklan Tropicana Slim dengan sound track lagu jadul "Remember My Sweet Moments", dan Fira langsung serius lagi menghadap ke TV. Padahal kan iklannya gak ada anak-anaknya. OOoooo.. baru deh saya 'ngeh'. Di iklan-iklan lain juga ternyata begitu dari dulu. Fira lebih suka musiknya dibanding visualnya. Iklan-iklan yang disukain Fira antara lain : Myzone dengan lagu Great DJ dari the ting ting, Vitazone nya Agnes Monica, Huffagrip, Dancow Datita, trus iklan apa yah yang NAKAL jadi AKAL itu... Ada lagi, kalo saya nyanyinya cicak-cicak di dinding, balonku, pelangi-pelangi, Fira akan joged dengan terpaksa. Tapi kalo saya nyanyi do-re-mi, ato lagu2nya Sherina jaman kecil dulu, wah, doi langsung anteng memperhatikan saya menyanyi dengan seksama dengan wajah berbinar-binar. Musik mozart for baby juga jadi idolanya Fira. Hihihihihi..... Tambah pinter, sayang...
Berhubung udah setaon, saya mau mengarsip perkembangan Berat Badan dan Tinggi Fira deh. Dari lahir, Fira ini tergolong anak yang panjang dan langsing *Amin*. Tinggi badannya selalu mengikuti tabel yang 100 %, kalo berat badannya ngikutin tabel yang 80%. Sekarang malah lagi gak doyan maem. Hiks ...



Pengennya niiieee.... ke depannya, beratnya Fira bisa meraih angka-angka di tabel yang 100% dan tingginya tetap berada di tabel 100% juga. Tapi yang terpenting dari semua itu, Fira tumbuh jadi anak yang sehat, cerdas dan ceria.... Amin...


Monggo dilanjut......

Oleh-oleh Cerita dari Bali

Yap, akhirnya kami memutuskan untuk menghabiskan wiken yang lumayan panjang ini di Bali. Berangkat di hari Jumat tanggal 22 April. Pengennya sih berangkat tanggal 21 April. Ijin ngantor setengah hari gitu, tapi gak bisa soalnya di kantor lagi ada sosialisasi Approval Sistem Manajemen Unjuk Kerja. Yo wislah, berarti baliknya aja yang hari Senin tanggal 25 April. Masuk kantor sehabis jam istirahat, jadi kan itungannya gak ada bolosnya.... *licik*. Sekalian kami mau ngerayain ulang tahun pertama Fira di tanah kelahirannya. Itung-itung buat kado Fira juga, berkumpul bersama keluarga tercinta di usianya yang sudah menginjak 1 tahun nanti. Padahal dari dua minggu yang lalu saya dan Om Ben sudah pesen kue tart nya Fira di Bima. Awalnya mau dibatalin ajah, tapi kok sayang yah?? ya udah akhirnya diundur aja, kita ambil di tanggal 26. Jadi ngerayain ulang tahunnya Fira dua kali. Tanggal 23 April di Bali, trus tanggal 26 April di Bima. Yang ketiban seneng justru mamanya Fira laahh... Saya kan suka banget maem kue tart.. hehehehe...

Kamis malamnya, saya pun mulai packing dengan ditemani si papa dan Fira. Tentu saja acara packing ini gak selesai-selesai karena "dibantuin" sama Fira. Baju udah dimasukin koper, ditata rapi, dihambur-hamburin lagi karena dia pengen masuk ke dalam koper. Akhirnya saya nyerah... Tunggu Fira bobok dulu, baru deh ntar saya packing. Dan Fira berhasil bobok jam 12 malam... hiks.... Dan saya pun ikut ketiduran. Untung jam 3 pagi saya kebangun. Akhirnya saya bisa packing dengan tenang. Sebenernya pesawatnya juga masih siang nanti, jam 12.30 WITA. Cuman saya paling nggak suka buru-buru. Kalo bisa, semua sudah harus siap, jadi berangkatnya gak grusa grusu. Untung aja saya bisa selesai packing sebelum Fira bangun. Aman...

Jumat, 22 April 2011

Jam 05.30 WITA Fira bangun. Setelah mimik, langsung main sama papa sementara saya buatin bubur buat Fira. Untuk sarapan di rumah dan juga dibawa selama perjalanan. Bubur jadi, Fira sarapan, setelah itu mandi. Abis mandi Fira malah ngantuk, trus bobok. Asyik, kesempatan saya buat mandi deh. Jam 10 saya siap-siap ganti baju mau ke bandara. Fira juga ikutan sibuk siap-siap tuuhhh. Oh iya, dress code kami hari itu adalah merah.

Fira juga mau dandan, maa....

Beres semua, kami pun berangkat ke bandara dengan hati gembira. Di bandara, Fira jalan-jalan kesana kemari. Di pesawat pun dia asyik main. Semua orang disapa sambil senyam senyum, sampe mbak pramugarinya gemessss.... Bule juga disapa sama Fira. Kata mas bule itu, she is so cute... hihihihi... iyaaah, anak saya emang cute, mas bule... :p.

@ bandara

asyik main di pesawat

Mendarat di Ngurah Rai jam 1 siang. Dijemput sama kakak, kakak ipar, dan Raka keponakan saya. Bapak, ibu dan kakak saya yang kedua lagi dalam perjalanan dari Jawa mau ke Bali. Malam nanti baru datang. Jadi, mau langsung pulang juga di rumah masih kosong. Kita jalan-jalan dulu aja. Main ke mall Bali galeria, tapi sebelumnya, mampir ke masjid dulu karena saya dan Om Ben belum shalat Dzuhur. Oh iya, Raka seneng banget ketemu sama Fira. Begitu juga sebaliknya. Nih anak nempeelll terus. Raka pengennya ngikutin Fira kemana aja, pengen gendong katanya. Kalo Fira nya sih seneng-seneng ajah...


nempel teruuss....

Di Bali Galleria, kami makan dulu di Es Teler 77. Saya jelas pesan menu favorit saya, mie ayam pangsit goreng... Selesai makan, baru deh kami muter-muterin mall. Mampir di Ace Hardware. Wah, rasanya emang gak pernah puas kalo udah di Ace Hardware. Segala macem barang yang aneh-aneh dan bagus-bagus adaaa ajah. Disini saya lagi naksir kereta dorong duduk buat Fira, kayaknya butuh nih. Kalo lagi jalan-jalan, kan lumayan pegel juga kalo musti nggendong terus. Tapi gak langsung beli. Mau survey dulu di tempat lain dulu. Kali aja ada pilihan lain yang lebih yahud.

kostum merah kami...

Puas jalan-jalan, kami pun pulang. Malam itu kami pengen di rumah aja, gak kemana-mana. Kan mbah kakung, mbah putri, dan pakdhenya Fira baru datang dari Jawa. Jadi malam itu kami ngobrol-ngobrol aja melepas kangen.

Sabtu, 23 April 2011

Besoknya, kami lanjuuuttt jalan-jalan lagi. Rugi rasanya di Bali kalo gak kemana-mana. Hehehehe... Tadinya, hari ini janjian ketemu sama Lina di Discovery Shopping Mall Kuta, tapi berhubung Yudisnya udah teler, gak jadi deh. Ya udah, akhirnya rute kali ini hanya di dalam kota ajah, gak jauh-jauh. Agenda pertama, kita ke Erlangga. Kakak saya pengen beli baju and pernak pernik Bali. Kalo saya sih beli oleh-oleh aja deh buat orang kantor. Sedikit camilan khas Bali.

siyap berburu camilan @Erlangga

Sementara yang lain lagi pada berburu belanjaan masing-masing, saya yang emang gak niat ke Erlangga pun akhirnya memilih bermain di area bermain yang tersedia di sana sama Fira. Main ayunan, sekalian nyuapin Fira di gazebo-gazebo yang juga ada di sana. Lumayan buat istirahat juga, sebelum nanti melanjutkan perjalanan ke tujuan berikutnya...


makan siang sambil main...

Selesai pada belanja, kita shalat dulu di mushallanya Erlangga, abis itu kita mau ke Matahari Duta Plaza. Sebelumnya, karena perut udah pada keroncongan, kami mampir makan siang dulu di Bakso Renon. Uaahh,,, kangen sekaliii rasanya saya makan bakso disini. Bakso, mie ayam, rujak cingur, es buah, es campur. Yap.. semua sudah kami tuntaskan, siaappp ngemall ke Matahari. Di sini saya cuman kepingin beliin baju-baju buat Fira ajah. Jadi langsung melangkah ke tempat baby n kidz.... Dapet beberapa baju buat Fira, langsung bayar deh. Pas mau turun pulang, eh saya melihat ada sepatu yang baguss, jadi kepingin beli walaupun warnanya bukan pink. Hehehehe... Ya udah, ambil dan bayar, trus kamipun pulang karena waktu sudah menunjukkan pukul setengan lima sore. Gini nih kalo di kota, baru pergi ke dua tempat aja tau-tau udah sore. Kalo di Bima mau muter-muter lima belas kali paling cuman sejam. Hehehehe....

Di perjalanan pulang ke rumah, kami mampir dulu ke The Orange. Beli kue tart. Iya, Fira kan hari ini, 23 April 2011 tepat berusia 1 tahun. Rencananya mau tiup lilin kecil-kecilan aja di rumah. Beli kue yang tersedia aja, tinggal di kasih nama, beres deh. Sampe rumah, pada mandi plus shalat Ashar, trus istirahat.

Abis maghriban, kami berkumpul buat acara tiup lilinnya Fira. Oiya, kue ulang tahunnya Fira ini sama persiiisss dengan kue ulang tahunnya Raka setahun yang lalu, waktu saya juga ikut ngerayain ultahnya pasca melahirkan Fira.


Oiya, Fira juga ikutan heboh cicip-cicip kue ultahnya lhoo.... Jelas dia seneng banget lah. Kuenya emang rasanya TOP banget.

Minggu, 25 April 2011

Minggu pagi ini, jadwal saya reunian sama temen-temen SD. Wah gak sabar rasanya pengen ketemu mereka, seperti apa ya mereka sekarang?? Lokasi ketemuannya di Pantai Semawang, Sanur. Jam 8 pagi sih, tapi dijamin halal pasti pada molor. Jadilah saya meng'iya'kan acara keluarga dulu untuk berolahraga pagi di Renon. Olah raga di Sabtu atau Minggu ini ritual rutin di keluarga saya. Dari Renon, baru deh nyambung ke Semawang, untung sejalur. Pagi-pagi udah pada gedubrakan siap-siap ke Renon. heheheh... saya aja siey yang gedubrakan. Mandi, mandiin Fira, trus buatin bekal makannya Fira. Akhirnya kami terbagi dalam dua rombongan. Rombongan pertama, Bapak, ibu, kakak kedua saya, dan Fira, berangkat duluan ke Renon. Rombongan saya, Om Ben, kakak pertama, kakak ipar dan Raka nyusul karena saya belum selesai buatin sarapan Fira dan si Raka belum selesai mandi.

Akhirnya kami ketemuan di Renon. Jalan-jalan dan ngobrol-ngobrol santai bentar sambil cemal cemil kue.

Santei @ Renon...

Puas ngobrol di Renon, kita lanjut ke Semawang. Yah, kita... ternyata semua keluarga saya pun pengen menemani saya reunian di pantai. Sekalian main juga. Ya ayo ajalah.... Di pantai, beberapa teman sudah ngumpul. Sebenernya ini gak bener-bener reunian siey, karena yang bisa datang cuman sedikit orang ajah. Tapi lumayan serulah ngobrol sana ngobrol sini, dan merencanakan untuk mengadakan reunian yang beneran nantinya....

mama sibuk sama temennya, Fira bobok aja aahh.....

Hehehehe... iya, Fira bobok selama perjalanan dari Renon menuju Semawang. Sampe di pantai juga doi tetep pules. Tapi gak lama, Fira bangun dan main-main deh. Mamanya??? sibuk reunian cekakak cekikik sama temen-temennya.

bangun tidur ku terus main....

Dan ini foto-foto saya bersama teman-teman kecilku....

para wanita .... (lah Raka ngapain, nak?)

sohib terus ya prends....

saatnya berpisah...

Seharian ngumpul dan ngobrol rasanya masih kuraaanngg banget buat ngelepas rasa kangen. Teman-temanku ternyata gak berubah. Yang jail tetep jail, yang cerewet tetep cerewet, yang pendek tetep pendek *saya*. Gimana gak kangen, ternyata sudah 17 tahun yang lalu kami berpisah *haddoohhh... tua banget yak*. Semoga besok-besok kita bisa ngumpul-ngumpul lagi ya sobs.... Sama guru-guru sekalian...

Sepulang dari reunian, mampir ke Clandy's, supermarket khusus bayi langganan kita. Beli baju-baju Fira, trus langsung nganterin kakak saya yang mau balik lagi ke Klaten. Sampe rumah udah sore, pada teler semua. Kita langsung mandi dan tidur berjama'ah. Abis maghrib, jelas saya gak mau ongkang-ongkang kaki di rumah. Rugi. Apalagi besok sudah musti balik ke Bima. Saya siap-siap lagi buat jalan-jalan. Malam ini acaranya ke Ace Hardware aja, beli kereta dorongnya Fira. Udah survey sana sini ternyata tetep jatuh cinta sama yang di Ace Hardware. Kereta dorongnya simpeeellll, ramping, ringan, jadi gampang dibawa kemana-mana karena bisa dilipet. Portable gituu... Tapi sayangnya gak ada yang warna pink. Tapi kata Om Ben mau gak mau harus beli. Kalo gak sekarang, kapan lagi, coba? gitu katanya... Ya udah, walopun gak sreg sama warnanya, akhirnya kuikhlaskan untuk membelil yang ini. Tapi setelah tau fungsinya, wah penyesalan itu menguap seketika....

Senin, 26 April 2011

Time to go home..... Sedih siey, rasanya belum puas kumpul sama keluarga, belum puas juga jalan-jalannya. Tapi mau gimana lagi??? Ya sudahlahh... Pagi itu, kami pun siap-siap menuju bandara. Di bandara, Fira udah gak digendong lagi lah ya.. udah pake kereta dorongnya, dan dia seneng buangettt..... Mama papanya juga seneng, jadi gak pegel bin repot gendong sementara bagasi dan printilannya juga lumayan banyak. Tinggal dorong... beres deh.... Selama di ruang tunggu juga Fira duduk di kereta dorongnya. Sesekali muter-muter sambil nyemil Rotiboy. Hepi banget dia. Semua orang disapa. Banyak bule yang pada seneng dan membalas lambaian tangan Fira. Wah wah wah....

biarpun bukan pink, fira sukaaaa.....

Alhamdulillah perjalanan kami lancar. Fira pun tidur dengan nyenyaknya selama penerbangan... dan kamipun tiba di rumah dengan selamat. Walaupun berada di kota kecil, kami tetap senang bisa kembali ke rumah. Nyaman rasanya kembali berada di rumah sendiri.... Dan siang itu, saya langsung cabcus ke kantor, dan kembali dihajar kerjaan yang emang udah numpuk, apalagi ini akhir bulan...

Monggo dilanjut......